Powered By Blogger

Senin, 18 Maret 2013

Menatap diri disenja hari

Lembayung yang menebar diufuk Barat sana
pertanda sebentar lagi sang surya pamit diri
lukisan indah kau sisakan
pamit dalam keikhlasan

Kupejamkan mata sesaat
serasa layar lebar terbentang
adegan bak sebuah film terlihat
episode tayangan ulang

Pemeran muda dan gagah pada usianya
bawaan penuh angkara murka
suara lantang siap menantang
mendaulat diri sebagai pemenang

Banting bangku gebrak meja
bawaan perilaku seorang jawara
siapa kawan dan siapa lawan
kusumat mengaburkan pandangan

Cepat mata kubuka
tak kuat menonton lama lama
karena sang pemeran itu
diriku berwindu lalu

Kini raga reot kulit layu
menopang langkahpun tak kuat lagi
yang tertinggal hanya sesal dan malu
dalam rongsokan ini
apa yang dapat dibanggakan lagi?

Mentari yang mau terbenam
bawalah aku ikut serta
arungi malam kelam
berikut segala aib dosa
............
seandainya
aku bisa
kembali muda
tak kan kusentuh
segala
aib dan dosa itu..................

Tidak ada komentar:

Posting Komentar